Definisi Ibadah (Bagian 2)


Pada postingan sebelumnya (bagian 1), saya sudah menjelaskan tentang definisi ibadah yang saya nukil dari sebagian ulama, dan saya katakana juga bahwa definisi yang dikemukakan Ibnu Taymiyah lebih komprehensif mengingat definisi tersebut mencakup segala macam aktifitas hidup manusia. Pada postingan kali ini, saya akan mencoba menjelaskan pembagian ibadah menurut ulama. Baiklah para ikhwah kita perhatikan apa kata salah seorang ulama yang bernama Abdullah bin Abdil Aziz Al-Jibrin ketika membahas tentang pembagian/jenis ibadah? Beliau berkata dalam kitabnya : Tahdzib Tashil Al-aqidah Al-islamiyyah setelah menjelaskan definisi yang dikemukakan Ibnu Taymiyah sebagai berikut : Baca lebih lanjut

Definisi Ibadah (Bagian 1)


Kata Ibadah ( عبادة ) itu jika kita lihat dikamus berbahasa arab, misalnya yang paling sederhana kamus Al-Mu’jamul Wasith المعجم الوسيط ) ), kata ibadah berasal dari tiga huruf : ‘ain, ba, dal yaitu ‘abada / dalam bahasa arabnya (عبد – يعبد – عبادة), yang kalau kita terjemahkan secara etimologi dalam bahasa Indonesianya disebut : ta’at, tunduk, lemah, dan hina. Itu arti dari kata ibadah secara etimologi. Lalu, apa sesungguhnya makna dan arti ibadah yang diinginkan pembuat syari’at (Allah) ? Disinilah para ulama beragam dalam mendefinisikan dan menyimpukan serta menetapkan definisi yang tepat untuk makna ibadah (menurut istilah syar’i). Maka saya mencoba untuk menukil beberapa definisi yang dikemukakan sebagian para ulama tentang definisi (istilah syar’i) dari kata ibadah. Berikut kutipannya :

  1. Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab dalam kitabnya Addurur As-saniyyah, mendefinisikan ibadah sebagai berikut :

بأن العبادة هي التوحيد، لأن الخصومة فيه، وأن من لم يأت به لم يعبد الله؛ فدلَّ على أنَّ التجرد من الشرك لا بدَّ منه في العبادة، وإلاَّ فلا يسمَّى عبادة

 

Artinya : Bahwa Ibadah adalah Tauhid (meng-Esakan Allah), karena menentang tauhid, dan orang yang tidak bertauhid hakikatnya tidak beribadah kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa bersih dari syirik diharuskan dalam beribadah, karena tanpa tauhid, maka jika tidak bersih dari syirik tidak dinamakan ibadah. Baca lebih lanjut

Terimalah Yang Sedikit Dengan Penuh Syukur


Semua ketetapan taqdir manusia sudah tercatat di lauh mahfudz. Kelahiran, jodoh, kematian , dan lainnya, semua sudah di catat rapi oleh pena Allah Ta’ala. Begitupun harta yang merupakan salah satu bentuk karunia ( rizqi ) yang di berikan oleh Allah Ta’ala kepada makhluq – Nya yang bernama manusia. Seringkali kita mengeluh dengan keadaan kita yang serba kekurangan, dan merasa bahwa kita tidak pernah di beri kesempatan untuk menjadi orang yang mampu membeli apa yang kita inginkan.

Tetapi ada satu hal yang mungkin kita lupa, bahwa kita tidak dapat membeli kebahagiaan dan ketentraman hati dengan harta yang kita miliki. Pantaslah ketika Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda : Baca lebih lanjut

Tafsir Basmallah



بسم الله

Tafsir: Aku memulai dengan Nama Allah dan menyebutNya sebelum melakukan segala sesuatu, karena mengharapkan pertolonganNya alam setiap perkara karena Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

الرحمن الرحيم

Tafsir: ( الرحمن ) merupakannama dan sekaligus sifat Allah,artinya Yang memiliki rahmat yang luas sehingga rahmat Allah meliputi segalanya. Dia memberikan rahmatNya kepada semua hamba-hambaNya, baik mu’min dan kafir, sampai binatang yang melatapun rahmat Allah terbagi, karena rahmatNya meliputi segalanya. Sementara ( الرحيم )merupakan sifat Allah yang hanya khusus bagi orang-orang yang beriman kepadaNya. Baca lebih lanjut

Sekilas Tentang Fiqh Zakat


A. Pengertian Zakat

Zakat menurut etimology / bahasa mempunyai arti membersihkan atau bermakna pula tumbuh dan bertambah serta banyaknya kebaikan. Sementara makna zakat menurut fuqoha (ahli fiqh) yaitu suatu nama untuk banyaknya jumlah harta tertentu yang diberikan kepada golongan – golongan tertentu dengan syarat – syarat yang sudah ditentukan pula. Dinamai zakat di karenakan harta yang dizakatkan akan bertambah kebaikannya.

B. Dalil – Dalil Tentang Kewajiban Zakat

Banyak dalil – dalil yang menunjukkan kewajiban zakat, namun pada pembahasan ini akan diberikan beberapa dalil yang menunjukkan kewajiban zakat antara lain : Baca lebih lanjut