Hukum Menghadiri Pernikahan Non Muslim Di Gereja


Pertanyaan : Apa dan bagaimana hukum menghadiri pernikahan non muslim di gereja?

Jawaban saya sebagai berikut :

1.Pada dasarnya Islam melarang untuk loyalitas kepada Non Muslim / Kafir.

2.Islam membolehkan melakukan interaksi social dengan non muslim sebatas yang memang di butuhkan dan di benarkan seperti jual beli, membantu mereka dalam hal yang di bolehkan, dan lainnya yang tidak melanggar kaidah agama.

3.Hukum asal undangan dari seorang muslim adalah wajib di penuhi selama tidak ada maksiat di dalamnya, demikian juga dengan kafir dzimmy.

4.Hukum memasuki gereja : Para Ulama berbeda pendapat mengenai hukum ini menjadi 3 Pendapat yaitu :

Pendapat 1 Mengatakan : Makruh hukumnya memasuki gereja karena di dalam gereja adalah tempatnya para syaithon. Pendapat ini merupakan pendapat kalangan Madzhab Hanafi.

Pendapat 2 Mengatakan : Tidak boleh (haram) memasuki gereja kecuali dengan izin mereka (Non Muslim). Pendapat ini di ikuti oleh sebagian Syafi’iyyah, dan sebagian lain mengatakan boleh meslipun tanpa izin.

Pendapat 3 mengatakan : Boleh bagi seorang muslim memasuki gereja, dan melakukan sholat di dalam gereja selama tidak ada gambar atau patung atau salib. Pendapat ini merupakan pendapat dari kalangan madzhab Hanbali, tetapi sebagian mereka mengatakan makruh sholat di dalam gereja yang terdapat gambar atau patung.

Dari ke 3 pendapat diatas, mereka sepakat mengharamkan masuk ke gereja dalam rangka ikut serta dalam perayaan hari raya non muslim baik di gereja atau lainnya, berdasarkan sabda Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam :

لا تدخلوا على المشركين في كنائسهم يوم عيدهم فإن السخطة تنزل عليهم

Artinya : Janganlah kalian menemui orang-orang musyrik di gereja-gereja (tempat ibadah) mereka pada hari raya mereka, karena kemurkaan (Allah) turun kepada mereka.

Maka, saya berkesimpulan sebagai berikut :

1.Jika memang undangan pernikahan non muslim di dalam gereja tidak ada maksiat seperti bercampur antara laki dan perempuan, minum khomr atau musik2 dan ceremonial nasrani atau acara yang bisa merusak aqidah seorang muslim, maka diperbolehkan ( – dan ini hampir mustahil terjadi/mustahil tidak ada – ). Namun jika di khawatirkan di dalamnya terdapat acara – acara yang merusak aqidah, ataupun kemaksiatan yang beberapa di sebutkan di atas, maka sebaiknya tidak menghadiri acara pernikahan non muslim tersebut di gereja.

2. Adakalanya pergaulan yang kita lakukan dengan non muslim justru malah membawa kita kepada mengikuti kebiasaan mereka yang buruk, maka sebaiknya kita tidak bergaul dengan mereka jika tidak ada kebaikan dan kemashlahatan didalamnya dan bukan dalam rangka menda’wahi mereka dan meyebarkan islam atau dalam hal yang sudah di jelaskan pada poin no. 2 di atas.

3. Wallahu a’lam bis showab…yang benar dari Allah dan yang salah dari saya dan dari syaithon….

Di tulis oleh : Abu Nabil_ CeRiNaLa

About these ads

4 thoughts on “Hukum Menghadiri Pernikahan Non Muslim Di Gereja

  1. Kalau yang salah berasal dari Andra, kenapa Anda membuat blog ini??
    Satu pertanyaan saya, kalau memang umat muslim dilarang masuk ke Gereja, bagaimana jika ada seorang kristen menyumbangkan dana untuk pembangunan mesjid? Apakah itu halal? Kalau darah seorang yang kalian sebut kafir adalah halal, apakah uang nya juga halal? Kalau membunuh dilarang, apakah membunuh kaum non muslim adalah halal? Kalau memang Islam adalah agama yang cinta damai, kenapa harus takut bergaul dengan yang bukan kaum nya? Kenapa harus disebut agama yang cinta damain jika harus memerangi kaum yang bukan kaum nya? Mohon untuk dijawab secara ilmiah. Terima kasih.

    • Dalam agama kami bahwa segala kebenaran selalu dinisbatkan kepada Allah,sementara kesalahan tidak boleh dinisbatkan kepada Allah…bila ada umat nasrani menyumbang dana untuk pembangunan masjid,maka pada agama kami tidak mengajarkan meminta bantuan dana untuk kepada agama lain, walaupun mungkin permasalahan ini akan timbul perbedaan pendapat dikalangan ulama…adapun membunuh non muslim,maka agama kami tidak serampangan membunuh dan tidak mengajarkan membunuh(lebih tepatnya memerangi) kecuali dengan persyaratan2 tertentu…kami sama sekali tidak pernah takut bergaul dengan non muslim selama pergaulan itu tetap dalam koridor bagimu agamamu dan bagiku agamaku, hanya saja kebanyakan orang islam sedikit yg memahami bagaimana cara bergaul dengan non muslim sehingga mengorbankan aqidah mereka…saran saya ada baiknya anda baca lengkap tulisan sy biar tidak salah paham, dan jika ingin lebih rinci dan ilmiyyah anda bisa temui sy, atau anda juga bisa juga belajar membaca dan mempelajari literatur islam secara komprehensif atau mendengar ceramah sekelas DR Zakir Naik, sehingga tidak mudah menjudge dan pobi terhadap islam dan ajarannya….mudah2an bisa memberikan penjelasan, dan jika terasa kurang jelas silahkan temui sy di alamat : jl rawa bebek rt 06/013 no.3 penjaringan jakut…jika memang anda mencari kebenaran…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s